Makalah Revivalisme, Fundametalisme, dan Moderisme



Makalah Pengertian revivalisme, fundametalisme, dan moderinsme adalah? ,Arti Revivalisme? ,Arti Fundametalisme? ,Arti Moderinsme? ,Apa Perbedaan revivalisme, fundametalisme, dan moderinsme? ,Contoh revivalisme, fundametalisme, dan moderinsme?


PENDAHULUAN

A.       LATAR BELAKANG

Banyak masyarakat yangg berbeda pendapatt tentang mederenisasi yangg terjadi saat ini, ada yangg menganggap bahwa modernisasi merupakan hal yangg bauk untukk kemajuan umat islam, ada pula yangg mengatakan bahwa modernisasi dalaam islam menyebabkan kaum muslim lebih condong kepada idiologi barat dan ada pula yangg menolak dan menerima modernisasi dalm islam selama tidakk menyimpang darii ajaran islam, hal inilah yangg menyebabkan islam terbagi-bagi yaitu revivalisme, fundamentalisme dan moderinisme.


B.       RUMUSAN MASALAH

1.       Apa yangg melatarbelakangi timbulnya revivalisme, fundametalisme, dan moderinsme?
2.       Apa perbedaan revivalisme, fundametalisme, dan moderinsme?
3.       Sejak kapan timbulnya revivalisme, fundametalisme, dan moderinsme Di Indonesia?
4.       Bagaimana sikap kita dalaam menghadapi moderenisme?


C.       TUJUAN

Mahasiswa mampu:
1.       Memahami Apa yangg dimaksud revivalisme, fundametalisme, dan moderinsme.
2.       Mengetahui Perbedaan antara revivalisme, fundametalisme, dan moderinsme.
3.       Mengetahui Gerakan-gerakan revivalisme, fundametalisme, dan moderinsme di Indonesia.
4.       Mengetahui cara bersikap yangg baik dalaam mengahadapi moderinsme.

Revivalisme di Dunia Islam

A.      Gerakan-Gerakan Revivalisme Islam di Indonesia

1.     Gerakan tarbiyah

Gerakan ini terinspirasi darii kelompok Ikhwanul Muslimin (IM) di Mesir, yangg dibidani Hasan al-Banna dan Sayid Qutb. Embrio awal transmisi gerakan ini Nampak melalui dua jalur.
a.       Melalui para aktivis gerakan dakwah kampus.
b.       Melalui alumnus lembaga pendidikan di Timur Tengah.

2.     Hizbut Tahrir Indonesia (HTI)

Transmisi gerakan ini pertama kali dibawa oleh M. Mustofa dan Abdurrahman al-Baghdadi. Mustofa ialah alumnus perguruan tinggi di Yordania. Kala masih mahasiswa, ia aktif dalaam gerakan dakwah bawah tanah Hizbut Tahrir di sana.

3.     Salafi

Gerakan ini sejak awal dimotori oleh alumnus kampus LIPIA (Lembaga Ilmu Islam dan Bahasa Arab).
B.       Pengertian Fundametlisme
Istilah fundamentalisme muncul darii luar tradisi sejarah Islam, dan pada mulanya merupakan gerakan keagamaan yangg timbul di kalangan kaum Protestan di Amerika Serikat pada 1920-an.

C.       Lahirnya Gerakan Fundamentalisme

Secara makro, factor yangg melatar belakangi lahirnya gerakan fundamentalis ialah situasi politik baik ditingkat domestic maupun ditingkat internasional. Begitu pula di Indonesia, gerakan muslim fundamentalis lebih banyak dipengaruhi oleh sosial-politik. Dalaam kasus Islam, fundamentalisme muncul sebagai reaksi terhadap akibat-akibat yangg ditimbulkan oleh modernisme dan sekularisme dalaam kehidupan politik dan keagamaan.

E. Pengertian Moderenisasi

Modern Berasal darii kata Latin modernus yangg artinya “baru saja; just now”, pengertian modern mengacu bukan hanya kepada “zaman” (kita mengenal pembagian zaman menjadi zaman purba, zaman pertengahan dan zaman modern), tetapi yangg lebih penting mengacu kepada “cara berfikir dan bertindak”.

D.      Munculnya Modernisasi dalaam Islam

1.       Permulaan  abad ke-VII meluasnya wilayah Islam mencakup Yordania, Palestina, Suria, Irak dan Mesir yangg ketika itu berada dibawah kekuasaan Kerajaan Bizantium yangg berpusat di Barat.
2.       Saat berkembangnya pemikiran rasional-ilmiah di kalangan sarjana Muslim yangg menghasilkan filsafat dan sains Islam zaman klasik (650-1250 M).
3.       Saat terjadi transformasi intelektual Islam dengaan Barat yangg berakibat pemikiran rasional-ilmiah Islam dibawa ke Barat.
4.       Saat terjadinya penetrasi dan penjajahan di dunia Islam yangg bukan hanya melibatkan kekuasaan politik-meliter, tetapi juga pemikiran baru tentang sains dan teknologi modern.

E.       Hakikat Abad Modern

Pemikiran pembaharuan atau modernisasi dalaam Islam timbul darii kontak yangg terjadi antara dunia Islam dan Barat. Dengaan adanya kontak itu, umat Islam abad XIX sadar bahwa mereka telah mengalami kemunduran dibandingan dengaan Barat. Sebelum periode modern, kontak sebenarnya sudah ada, terlebih antara Kerajaan Usmani yangg mempunyai daerah kekuasaan di daratan Eropa dengaan beberapa negara Barat.
Golongan yangg ketiga ini merupakan golongan yangg terbaik, ide penyaringan inilah yangg nampaknya sangat tepat, tidakk menolak atau menerima secara mutlak paham modernisasi.

 
Menurut Syaikh Taqiyuddin An Nabhani dalaam kitab “Nidzamul Islam”. penyaringan yangg tepat untukk umat islam yaitu hadharah dan madaniyah.

a.       Hadharah

                Hadharah diartikan sebagai peradaban, beliau definisikan dengaan sekumpulan mafahim ( pemahaman / pemikiran / hukum) tentang kehidupan, contohnya: ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma, dan hukum-hukum serta adat istiadat.
Hadharah Barat dihasilkan darii pemisahan antara agama dan kehidupan.

b.       Madaniyah 

                Madaniyah didefinisikan sebagai bentuk-bentuk materiil, Madaniyah yangg dipengaruhi hadharah islam contonya ilmu hisab dalaam astronomi yangg dipergunakan untukk memperkirakan datangnya hilal atau pengeras suara untukk melakukan adzan, hal ini di perbolehkan dalaam syariat islam karena tidakk bertentangan dengaan aqidah islam.


KESIMPULAN

1.       Munculnya berbagai orientasi ideologi revivalis Islam dipengaruhi oleh adanya perbedaan yangg timbul darii penafsiran yangg berbeda terhadap al-Qur’an, as-Sunnah dan sejarah Islam awal.
2.       Dekmejian mengidentifikasi empat kategori ideologi revivalis yaitu Adaptasionis-gradualis, Shi’ah revolusioner, Sunni revolusioner,  dan Primitivis-Mesianis.
3.       Gerakan-gerakan kaum revivalis di Indonesia bukan hasil kreasi lokal yangg berakar darii budaya Indonesia, tapi berasal darii proses transmisi darii Timur Tengah ke Indonesia. Gerakan-gerakan revivalisme Islam di Indonesia melalui gerakan tarbiyah, Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), dan Salafi
4.       Secara makro, factor yangg melatar belakangi lahirnya gerakan fundamentalis ialah situasi politik baik ditingkat domestic maupun ditingkat internasional. Begitu pula di Indonesia, gerakan muslim fundamentalis lebih banyak dipengaruhi oleh sosial-politik.
5.       cirri-ciri fundamentalisme  yaitu bersifat oppositionalism, bersifat penolakan terhadap paham hermeneutika, bersifat menolak terhadap paham pluralisme dan relativisme, dan bersifat menolak terhadap paham sosiologis dan historis.
6.       Perkembangan Modernisasi di Dunia Islam  terjadi setelah adanya koneksasi dengaan Barat dalaam rentang waktu yangg sangat panjang. Modernisasi Islam muncul karena akibat darii ketertinggalan yangg dihadapi umat Islam darii bangsa Barat.
7.       Dalaam menyikapi modernisasi yangg terjadi sekarang kita diharuskan menyaring terlebih dahulu mana yangg sesuai dengaan syari’at dan yangg tidakk sesuai dengaan syar’at.






Visitor