Makalah Etika Profesi Keguruan (Visi, Misi, Tujuan & Fungsi Organisasi)



Makalah Pengertian Etika  Profesi Keguruan? Arti Etika? Arti Profesi? Arti Keguruan? Arti etika profesi? Makalah Pengertian kode etik guru? Arti profesionalisme guru? Arti guru profesional? Arti Organisasi? Makalah Persatuan guru? Arti Macam Persatuan guru indonsia? Arti Tujuan Organisasi di Indonesia? Arti Fungsi Struktur Oraganisasi?




1.  PERSATUAN GURU MADRASAH INDONESIA (PGMI) 

 

Makalah Etika Profesi keguruan

 

Persatuan Guru Madrasah Indonesia (PGMI) didirikan sejak tanggal 20 April 2006 bertepatan dengan 21 Rabiul Awal 1427 Hijriyah di Tangerang untuk jangka waktu yang tidak

a.     Tujuan

Tujuan Persatuan Guru Madrasah Indonesia (PGMI):
1). Terwujudnya guru madrasah yang professional, bermartabat, sejahtera, dan Islami serta berperan aktif dalam pembangunan bangsa dan negara guna kesejahteraan umat menuju masyarakat yang adil dan makmur yang diridlai Allah SWT.
2). Terwujudnya kebersamaan dan kesadaran yang tinggi akan peran dan fungsi guru madrasah yang strategis sebagai elemen pembangunan nasional.

b.  Kegiatan

1). Melaksanakan pendidikan, pelatihan, pengembangan potensi guru madrasah untuk mewujudkan guru madrasah yang berkualitas.
2). Melaksanakan penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan sosial kemasyarakatan dan IPTEK.
3). Melaksanakan pendidikan, pengajaran, dan pembimbingan, serta pelatihan baik secara umum maupun khusus dalam pendidikan Islam.
4). Menjalin kemitraan dengan berbagai pihak yang peduli dengan kemajuan guru madrasah baik pemerintah maupun masyarakat.
5). Memaksimalkan peran dan partisipasi guru madrasah dalam berbagai proses pembangunan khususnya dalam bidang pendidikan.
6). Mengkomunikasikan aspirasi guru madrasah kepada pihak-pihak terkait guna mewujudkan kepentingan dan tujuan guru madrasah.
7). Melaksanakan advokasi terhadap tugas-tugas professional guru madrasah di dalam pengabdiannya sehari-hari.
Anggota PGMI adalah guru-guru yang mengajar di madrasah, yaitu Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Diniyah (MD), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA), guru-guru agama yang mengajar di TK, SD, SMP, dan SMA/SMK, serta guru-guru yang mengajar di Majelis Ta’lim dan Pondok Pesantren (Ponpes), dan Taman Pendidikan Al-Qur’an, baik Negeri maupun swasta

6. PERSATUAN GURU PENGAJIAN INDONESIA

Tepatnya tang­gal 23 Juli, terbentuklah kepengu­rus­an pertama yang terpilih pada Musya­warah Nasional. Ustadz Anas terpilih se­bagai ketua umum dan Ustadz Hasanud­din sebagai sekretaris jendral. Organi­sasi ini diberi nama Persatuan Guru Pengajian Indonesia atau biasa disingkat Perguji.
Setelah resmi terbentuk, organisasi ini mengurus berbagai syarat untuk menda­patkan legalitas, mulai dari Kemenkum­ham hingga Kemendagri. Baru pada tahun 2011 izin itu resmi diberikan kepada Perguji sebagai salah satu organisasi keagamaan yang sah di Indonesia.

a.       Visi dan Misi

Organisasi ini memiliki visi “masya­rakat muslim mandiri yang meneladani akhlaq Rasulullah SAW”. Seorang mus­lim mandiri akan membekali dirinya de­ngan bekal ilmu dan denganya ia mampu membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Karenanya menjadi muslim mandiri harus dicita-citakan oleh setiap muslim agar bisa berislam sesuai yang dicontohkan Rasulullah SAW.
Sementara itu, Perguji memiliki misi yang dikenal dengan empat pilar: penguat­an aqidah Islamiyyah, pembinaan akhlaq mulia, menjalin tali silaturahim, dan ke­sejahteraan umat.
Dengan visi dan misi tersebut, begitu banyak program kerja yang digarap oleh Perguji. Di antaranya mengadakan peng­ajian rutin satu minggu sekali. Ma­teri­nya beragam, pelajaran Al-Qur’an, tauhid, dan sebagainya. Selain itu juga ada acara seminar yang bertaraf nasio­nal. Sebagi guru ngaji, mereka juga ha­rus dibekali dengan berbagai ilmu dan wawasan, agar semakin mantap dalam mengajar. Pada hari-hari besar Islam, Perguji juga aktif merayakannya. Tidak lupa, Perguji juga melakukan berbagai kegiatan sosial, demi menjalin silaturahim dengan sesama dan mem­bantu umat Islam yang kurang berun­tung.
Yang tidak kalah penting adalah prog­ram kesejahteraan. Saat ini, Perguji te­ngah berkonsentrasi mengembangkan ber­bagai kegiatan ekonomi rakyat sehing­ga anggota Perguji bisa betul-betul man­diri.
Ada beberapa kegiatan ekonomi kreatif yang digeluti oleh Perguji. Di an­taranya Baitul Mal wa Tamwil (BMT), ko­perasi, budi daya ikan patin, ternak sapi, pengrajin batik, dan sebagainya. Di luar tugasnya mengajar ngaji, mereka mene­kuni berbagai aktivitas ini sesuai dengan keahlian mereka. Sambutan masyarakat terahdap bis­nis Perguji juga sangat bagus. Bisnis batik di Tasikmalaya misalnya, pemasarannya sudah ke berbagai daerah di Indonesia

7 .PERSATUAN GURU BAHASA INGGRIS INDONESIA

didirikan pada hari Rabu tanggal 23 Juli 2008 di Padang, Sumatera Barat

a.     Tujuan Organisasi

Tujuan Organisasi ini adalah:
1). Menghimpun para guru Bahasa Inggris Indonesia kedalam suatu wadah guna membaktikan diri pada Negara untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan mencapai masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila.
2). Menggali, mengembangkan potensi dan profesionallisme guru, serta mengamalkan ilmu pengetahuan tentang pengajaran Bahasa Inggris untuk meningkatkan mutu pendidikan dalam membangun bangsa di segala bidang.
3). Menciptakan dan memelihara persatuan dan kesatuan yang erat diantara guru-guru Bahasa Inggris.

b. Dalam hubungan dan kerjasama mencapai tujuannya organisasi ini berusaha:

1). Secara aktif ikut serta dalam mengolah dan memecahkan masalah-masalah tentang pengajaran Bahasa Inggris dalam segala aspek.
2). Menjalin dengan organisasi-orgnisasi lainnya didalam dan luar negeri yang tidak bertentangan dengan azas, dasar dan tujuan organisasi.

c. VISI


1)         Guru Bahasa Inggeris yang kompeten, profesional, berdedikasi tinggi, bermartabat, dan sejahtera

d.MISI

1) Meningkatkan profesionalisme guru Bahasa Inggris dalam upaya meningkatkan mutu pembelajaran Bahasa Inggris di Indonesia.
2)  Meningkatkan kualitas pengajaran Bahasa Inggris disetiap jenjang pendidikan.
3) Mendorong terciptanya kurikulum berbasis life skill dan berorientasi pada dunia kerja.
4) Menciptakan kegiatan kreatif yang dapat meningkatkan kesejahteraan guru Bahasa Inggris di Indonesia.

e. Tujuan Organisasi

Tujuan Organisasi ini adalah:
1)     Menghimpun para guru Bahasa Inggris Indonesia kedalam suatu wadah guna membaktikan diri pada Negara untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan mencapai masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila.
2)     Menggali, mengembangkan potensi dan profesionallisme guru, serta mengamalkan ilmu pengetahuan tentang pengajaran Bahasa Inggris untuk meningkatkan mutu pendidikan dalam membangun bangsa di segala bidang.
3)     Menciptakan dan memelihara persatuan dan kesatuan yang erat diantara guru-guru Bahasa Inggris.

e.     Dalam hubungan dan kerjasama mencapai tujuannya organisasi ini berusaha:

1)     Secara aktif ikut serta dalam mengolah dan memecahkan masalah-masalah tentang pengajaran Bahasa Inggris dalam segala aspek.
2)     Menjalin dengan organisasi-orgnisasi lainnya didalam dan luar negeri yang tidak bertentangan dengan azas, dasar dan tujuan organisasi.

8. PERSATUAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM INDONESIA (PGPAI)

a. Fungsi

Prestuan Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) berfungsi sebagai forum konsultasi dan komunikasi antara sesama Guru Pendidikan Agama Islam dalam upaya meningkatkan kemampuan profesionalismenya; 

 b. Tujuan

1)   Meningkatkan rasa kebersamaan dan tanggung jawab sebagai Guru Pendidikan Agama Islam yang bertujuan menanamkan keimanan dan ketaqwaan peserta didik kepada Allah Swt;
2) Menumbuhkan semangat Guru Pendidikan Agama Islam untuk meningkatkan kemampuhannya dalam mempersiapkan, melaksanakan dan mengevaluasi Proses Pembelajaran Pendidikan Agama Islam;
3)  Meningkatkan kemampuan Guru Pendidikan Agama Islam dalam memilih dan menggunakan strategi serta metode mengajar yang tepat, sehingga dapat meningkatkan mutu Pendidikan Agama Islam;

c. Upaya yang dilakukan :

1)     Menampung segala aspirasi dan permasalahan serta advokasi yang dihadapi Guru Pendidikan Agama Islam dalam melaksanakan tugas serta bertukar pikiran/informasi juga mencari jalan penyelesaiannya;
2)     Membantu Guru Pendidikan Agama Islam untuk memperoleh informasi tekhnis edukatif yang berkaitan dengan kegiatan Pendidikan Agama Islam;
3)Meningkatkan kegiatan silatirahmi dan tukar informasi diantar sesama pengurus, dan anggota Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam;
4)     Mensosialisasikan berbagai kebijakan pendidikan dari Depdiknas dan Depag atau Instansi lain yang terkait dengan pendidikan;
5)     Membantu Guru Pendidikan Agama Islam untuk bekerjasama dalam meningkatkan kualitas kegiatan Intrakurikuler dan Ekstrakurikuler Pendidikan Agama Islam di Sekolah;
6)     Menambah wawasan tentang berbagai perkembangan terbaru keilmuan dan inovasi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dewasa ini; 



Visitor