Hal- Hal yang Harus di Buktikan



Makalah Pengertian Hukum Pembuktian ?  ,Pengertian Pembuktian dalam Hukum Perdata? ,Pengertian Pembuktian Dalam Hukum Acara Perdata ? Arti Pembuktian adalah ? ,Jelaskan Hal hal yang harus di Buktikan?  ,Contoh Pembuktian ? 




Berikut ini kami akan memaparkan Hal- Hal yang Harus di Buktikan sehingga teman- teman dapatt memahaminya secara detail :



Hal-hal yang harus dibuktikan oleh pihak-pihak yan g berperkara perdata bukanlah hukomnya, melainkan peristiwanya atau hubungan hukomnya. Hukom Perdata mengatur hubungan hukom keperdataan tidak perlu diajukan atau dibuktikan oleh pihak-pihak yan g berperkara, karena hakim dianggap telah mengetahui hukom yan g akan titerapkan,  baik hukom yamg tertulis maupun hukom yan g tidak tertulis yan g hidup ditengah masyarakat.

Dalaam perkara perdata hakim harus melakukan pengkajian terhadap peristiwa-peristiwa yan g disampaikan pihak-pihak berperkara, kemudian memisahkan mana peristiwa yan g penting (relevant) dan mana yan g tidak (irrelevant). Peristiwa yan g penting itulah yan g harus di buktikan, sedangkan peristiwa yan g tidak penting tidak perlu dibuktikan.

Misalnya:
Dalaam perkara hutang-piutang tidaklah relevan bagi hukom tentang warna baju yan g dipakai oleh penggugat dan tergugat padaa waktu mengadakan perjanjian hutang-piutang tersebut. Yan g relevan ialah apakah antara penggugat dan tergugat padaa waktu dan tempat tertentu benar-benar mengadakan perjanjian hutang-piutang dan sah menurut hukom?


Hal-hal yang tidak perlu dibuktikan dalaam perkara perdata ialah :

  • Segala sesuatu yan g diajukan oleh salah satu pihak  dan diakui oleh pihak lawan. Misalnya dalaam perkara utang-piutang dimana penggugat menyatakan tergugat belum membayar utangnya kepadaa penggugat, kemudian tergugat mengakui maka penggugat tidak perlu membuktikan adanya utang-piutang tersebut.
  • Segala sesuatu yan g dilihat hakim sendiri didepan sidang pengadilan, misalnya hakim telah melihat sendiri didepan sidang pengadilan barang yan g dibeli penggugat mengandung cacat yan g tersembunyi, atau merek dagang yan g dipakai tergugat menyerupai atau hampir sama denga n merek atau cap dagang yan g dipakai penggugat yan g lebih dahulu didaftarkan, atau bagian tubuh  yan g cacat akibat ditabrak mobil tergugat.
  • Segala sesuatu yan g dianggap  diketahui oleh umum (notoire feiten). Misalnya harga emas lebih mahal darii harga tembaga.
  • Segala sesuatu yan g diketahui oleh hakim karena pengetahuannya sendiri. Misalnya dalaam dunia perdagangan sudah lazim bahwa perantara mendapatt komisi.


Sekian darii kami mengenai Hal- Hal yang Harus di Buktikan semoga bisa bermanfaat untok anda para kaula muda mudi yan g haus akan pengetahuan



___________________________
Sumber : H. Riduan Syahrani, S.H., Buku Materi Dasar Hukom Acara Perdata, PT. Citra Aditya Bakti Bandung, Cet. V,  2009



Visitor