11 TUJUAN PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH BAIK DAN BENAR



Makalah ini memaparkan Tujuan dan Manfaat Karya Ilmiah. Tujuan dalam Penulisan karya Tulis Ilmiah adalah memberikan pemahaman terhadap siswa agar dapat berpikir secara logis dan ilmiah dalam menguraikan dan membahas suatu permasalahan serta dapat menuangkannya secara sistematis dan terstruktur.  




BAB II

PEMBAHASAN


2.1 Tujuan Menuliss

          Menuliss merupakaan suatu aktifitas komunikasi yg menggunakaan bahasa sebagai medianya. Wujudnya berupa tulisan yg terdiri atas rangkaian huruf yg bermakna dengaan semua kelengkapannya. Menuliss juga suatu proses penyampaian gagasan, pesan, sikap dan pendpat kepadaa pembaca dengaan simbol-simbol atau lambang bahasa yg dpat dilihat dan disepakati bersama oleh penuliss dan pembaca.
       Tujuan menuliss antara lain :
1.          Mengekspresikan diri
2.          Memberiikan informasi
3.          Mempersuasi pembaca
4.          Menghasilkan kaarya tulis

2.2 Tujuan Penulissan Kaarya Ilmiah


Seblum membahas tujuan penulissan kaarya ilmiah, adaa baiknya kitaa kaji dulu mengapa penulissan kaarya ilmiah perlu kitaa dipelajari atau kitaa latih. Sebagai mahasiswa, kitaa tentu sering diminta untk menuliss sesuatu yg berkaitan dengaan bidang ilmu. Dlam mengerjakaan tugas tersebut, kitaa tentu memerlukan berbagai bantuan, misalnya bagaimana cara menuliss yg baik, bagaimana harus memulai tulisan tersebut atau bagaimana cara mengutip pendpat orang. 

Penulissan kaarya ilmiah perlu dikuasai oleh setap mahasiswa karena alasan berikut.

1.         Seseorang yg berpendidikan tinggi diharapkan mampu mengungkapkan ide/gagasannya dlam bentuk kaarya tulis. Kemampuan menuliss perlu dilatih. Kaidah-kaidah dlam menuliss kaarya ilmiah tdak hanya cukup dipahami, tetapi harus diterapkan. Oleh karena itu, diperlukan latihan.
2.         Berbagai pengamatan dilapangan (Wardani, 1995) menunjukkan bahwa kemampuan menuliss para guru yg mengikuti pendidikan tinggi masih blum memadaai, apalagi dlam menuliss kaarya ilmiah.
3.         Kaarya ilmiah mempunyai ciri khas yg membedakaannya darii bentuk tulisan lain. Oleh karena itu, ciri khas tersebut harus dikuasai agar dpat diterapkan ketika menuliss.

Berdasarkan alasan diatas, kitaa dpat mengkaji tujuan penulissan kaarya ilmiah, antara lain sebagai berikut.

1.         Tujuan penulissan kaarya ilmiah yg paling mendasar ialah untk menyampaikan gagasan/ide tentang sebuah topik dlam bentuk tulisan ilmiah. Melalui kaarya ilmiah ini seseorang bisa menyampaikan gagasannya kepadaa masyarakat luas atau kalangan tertentu. Tujuan seperti ini padaa umumnya terkait dengaan kaarya ilmiah yg berupa artikel yg dimuat dlam berbagai media massa.
2.         Memenuhi tugas yg diberikan sebagai persyaratan dlam studi. Tujuan seperti ini terkait dengaan tugas penulissan makalah darii guru atau dosen, serta penulissan skripsi, tesis, dan disertasi.
3.         Mendiskusikan gagasan dengaan kalangan tertentu dlam sebuah pertemuan ilmiah. Misalnya, kaarya ilmiah yg disusun untk satu seminar, simposium, diskusi panel, dan sejenisnya.
4.         Mengikuti perlombaan penulissan kaarya ilmiah. Perlombaan penulissan kaarya ilmiah sering diadaakaan oleh berbagai lembaga, seperti Lomba Kaarya Tulis Ilmiah (LKTI) yg setiap tahunnya diselenggarakaan bagi mahasiswa seluruh Indonesia oleh Direktorat Kemahasiswaan Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi. Kaarya ilmiah yg dilombakaan adaa yg harus sengaja ditulis untk perlombaan tersebut, namun adaa juga yg dpat diambil darii kaarya ilmiah yg pernah ditulis.
5.         Mendpatkan jawaban secara ilmiah terhadaap permasalahan yg muncul seblumnya.
6.         Menyebarkan hasil penelitian kepadaa masyarakat luas atau kalangan tertentu, seperti berbagai artikel penelitian yg dimuat dlam berbagai majalah ilmiah.
7.         Melatih kemampuan menuliss atau menyampaikan gagasan dlam bentuk tulisan. Menuliss ialah suatu keterampilan olah kata, kelihatan sangat sederhana namun tdak semua orang bisa menciptakaan kaarya tulis bermutu melalui keterampilan ini. Membiasakaan diri menuliss kaarya ilmiah dengaan sendirinya akaan melatih dan mengkondisikan otak dan pikiran agar selalu dlam tradisi menuliss.
8.         Tujuan penulissan kaarya ilmiah lainnya ialah mengembangkan tradisi ilmiah yg elegan dilingkungan kampus. Kemampuan menyampaikan gagasan dlam bentuk tulisan ilmiah memiliki gengsi tersendiri bagi mahasiswa dan dosen. Kaarya ilmiah menunjukkan bukti kemampuan intelektual seorang civitas akademika di perguruan tinggi.
9.         Menunjukkan eksistensi sebagai seorang intelektual. Mahasiswa yg idealis dan memiliki minat tinggi terhadaap ilmu yg digelutinya tentu bersemangat melakukan penelitian dan pengamatan terhadaap berbagai topik. 
10.      Menumbuhkan etos ilmiah dikalangan mahasiswa, sehingga tdak hanya menjadi konsumen ilmu pengetahuan, tertapi juga mampu menjadi penghasil (produsen) pemikiran dan kaarya tulis dlam bidang ilmu pengetahuan, terutama setelah penyelesaian tugasnya.
11.      Membuktikan potensi dan wawasan ilmiah yg dimiliki mahasiswa dlam menghadaapi dan menyelesaikan masalah dlam bentuk kaarya ilmiah setelah yg bersangkutan memperoleh pengetahuan dan pendidikan darii jurusannya.


BAB III
PENUTUP

3.1     Kesimpulan


Seblum menuliss suatu kaarya ilmiah kitaa harus mengetahui apa saja tujuan penulissan kaarya ilmiah tersebut. Adaa beberapa tujuan penulissan kaarya tulis ilmiah diantaranya ialah sebagai berikut:
1.          Untk menyampaikan gagasan/ide tentang sebuah topik dlam bentuk tulisan ilmiah.
2.          Memenuhi tugas yg diberikan sebagai persyaratan dlam studi.
3.          Mendiskusikan gagasan dengaan kalangan tertentu dlam sebuah pertemuan ilmiah.
4.          Mengikuti perlombaan penulissan kaarya ilmiah.
5.          Melatih kemampuan menuliss atau menyampaikan gagasan dlam bentuk tulisan.
6.          Menumbuhkan etos ilmiah dikalangan mahasiswa, dan sebagainya.

DAFTAR PUSTAKA



A., Alek dan Achmad. (2010). Bahasa Indonesia untk Perguruan Tinggi. Jakarta: Kencana.
Djoroto, Totok dan Bambang Suprijadi. (2003). Menuliss Artikel dan Kaarya Ilmiah. Bandung:
                Remaja Rosdakaarya Offset.
Rosyadi, A. Ahmad. (2008). Menjadi Penuliss Profesional Itu Mudah. Bogor: Ghalia
Indonesia.
Taringan, Henry Guntur. (2008). MENULISS Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa.
Bandung: Angkasa.
Wardani, i.g.a.k, dkk. (2008). Tekhnik Menuliss Kaarya Ilmiah. Jakarta: Universitas Terbuka.

Visitor