Sejarah Kejayaan & Runtuhnya (Kerajaan Singasari)



Makalah Pengertian Kerajaan singasari? Sejarah kerajaan singasari? Peninggalan kerajaan singasari? Silsilah kerajaan singasari? Makalah Pengertian Kerajaan islam di indonesia? Kerajaan islam? Kerajaan di indonesia?

 

Kerajaan Singasari.

Kerajaan Singasari didirikan oleh Ken Arok. Dlm kitab Pararaton Ken Arok digambarkan sebagai seorang pencuri dan perampok yg sakti, sehingga menjadi buronan tentara Tumapel. Setelah mendapatkan bantuan dr seorang Brahmana, Ken Arok dapat mengabdi kepd Akuwu (bupati)  di Tumapel bernama Tunggul Ametung. Setelah berhasil membunuh Tunggul Ametung, Ken Arok menggantikannya sebagai penguasa Tumapel. Ia juga menjadikan Ken Dedes, istri Tunggul 
Ametung, sebagai permaisurinya. Pd waktu itu Tumapel masih berada di bawah kekuasaan Kerajaan Kadiri.

Sejarah Kerajaan Singosari


Setelah merasa memiliki kekuatan yg cukup, Ken Arok berusaha untuk melepaskan diri dr Kadiri. Pd tahun 1222 Ken Arok berhasil membunuh Kertajaya, raja Kadiri terakhir. Ia kemudian  naik tahta sebagai raja Singasari dan mendirikan dinasti baru yaitu Dinasti Girinda. Tidak lama kemudian, Ken Dedes melahirkan seorang putra bernama Anusapati hasil pernikahannya dgn Tunggul Ametung. Sedangkan dr istri yg lain, yaitu Ken Umang, Ken Arok mempunyai seorang putra bernama Tohjaya. Pd tahun 1227, Ken Arok dibunuh oleh Anusapati. Hal ini dilakukan sebagai balas dendam atas kematian ayahnya, Tunggul Ametung. Anusapati mengantikan berkuasa di Singasari. Ia memerintah selama 21 tahun. Sampai akhirnya ia dibunuh oleh Tohjaya, juga sebagai balas dendam atas kematian ayahnya. Tohjaya naik tahta. Ia memerintah dlm waktu sangat singkat. Ia kemudian terbunuh oleh Ranggawuni (putra Anusapati). Pd tahun 1248 Ranggawuni naik tahta dgn gelar Srijaya Wisnuwardhana. Pd tahun 1254 Wisnuwardhana mengangkat putranya Kertanegara sebagai Yuwaraja atau Raja Muda. Wisnuwardana wafat pd tahun 1268 di Mandragiri.

Pd tahun 1268 Kertanegara naik tahta. la merupakan raja terbesar kerajaan Singasari. Kertanegara merupakan raja pertama yg bercita-cita menyatukan Nusantara. Pd tahun 1275, Kertanegara mengirimkan Ekspedisi Pamalayu ke Sumatera (Jambi) dipimpin oleh Kebo Anabrang. Ekspedisi ini bertujuan menuntut pengakuan Sriwijaya dan Malayu atas kekuasaan Singasari. Ekspedisi ini juga untuk mengurangi pengaruh Kubilai Khan dr Cina di Nusantara.

Ekspedisi ini menimbulkan rasa khawatir raja Mongol tersebut. Oleh karena itu pd tahun 1289 Kubilai Khan mengirimkan utusan bernama Meng-chi menuntut Singasari mengakui kekuasaan Kekaisaran Mongol atas Singasari. Kertanegara menolak tegas, bahkan utusan Cina itu dilukai mukanya. Perlakukan tersebut dianggap sebagai penghinaan dan tantangan perang.

Untuk menghadapi kemungkinan serangan dr tentara Mongol pasukan Singasari disiagakan dan dikirim ke berbagai daerah di Laut Jawa dan di Laut Cina Selatan. Sehingga pertahanan di ibukota lemah. Hal ini dimanfaatkan oleh pihak-pihak yg tidak senang terhadap Kertanegara, diantaranya Jayakatwang penguasa Kadiri dan Arya Wiraraja (bupati Madura). Pasukan Kadiri berhasil menduduki istana dan membunuh Kertanegara.


Visitor