Sejarah Kejayaan, Peninggalan & Kemunduran (Kerajaan Islam Tarumanaegara)



Makalah Pengertian Sejarah Kerajaan Tarumanegara? Kerajaan tarumanegara? Prasasti ciaruteun? Pengertian Tarumanegara? Prasasti Tugu? Macam Prasasti kerajaan tarumanegara? Prasasti peninggalan kerajaan tarumanegara? Letak kerajaan tarumanegara? Sejarah Kejayaan, Politik, Kehidupan Sosial Ekonomi Kerajaan Tarumanegara? Makalah Pengertian Kerajaan islam di indonesia? Kerajaan islam? Kerajaan di indonesia? Peninggalan kerajaan islam di indonesia?

 


Rumahpintarr.com - Sejarah Kerajaan Tarumanegara, Letak dan bukti peninggalannya Inilah sejarah kerajaan tarumanegara yg berada di Indonesia dan termasuk kerajaan Hindu yg paling tua kedua di Indonesia sesudah kerajaan kutai. Didlm suatu berita cina, disebutkan bahwa kerajaan Tarumanegara itu bernama To-lo-mo yg berdiri sejak pd tahun bersamaan dgn kerajaan kutai yaitu di abad ke-5 sebelum masehi. Bukti dr keberadaan kerajaan tarumanegara itu bisa diketahui dr adanya penemuan dr tujuh buah prasasti.
Kata Tarumanegara itu berasal dr sebuah kata tarum dan Negara. Tarum yg memiliki arti nama sungai yg membelah daerah Jawa Barat yg saat ini bernama citarum dan “Negara” berarti sebagai kerajaan atau wilayah besar.

Berdirinya kerajaan Tarumanegara

Kerajaan tarumanegara berdiri tahun berapa dan siapa pendirinya masih dipertanyakan oleh para sejarawan. Akan tetapi, terdapat satu-satunya sumber yg bisa dijadikan untuk membahas kerajaan tarumanegara yaitu Naskah Wangsekerta. Dlm naskah wangsekerta itu tentunya masih ada perdebatan antara para ahli sejarah dan mengenai keaslian dr isinya.
Berdasarkan Naskah Wangsakerta ini, dimana pd abad keempat Masehi, terdapat pulau dan adanya beberapa wilayah Nusantara yg lainnya telah didatangi oleh beberap sejumlah pengungsi yg berasal dr India yg berniat untuk mencari perlindungan karena telah terjadi suatu peperangan besar disana. Para pengungsi tersebut umumnya berasal dr suatu daerah di Kerajaan Palawa dan Calankaya di daerah India, pihak yg telah kalah didlm peperangan si sebuah peperangan dgn melawan Kerajaan Samudragupta di India.
Adapun salah satu yg berasal dr rombongan pengungsi tersebut dipimpin oleh salah seorang Maharesi yg memiliki nama Jayasingawarman. Sesudah memperoleh persetujuan yg berasal dr raja yg berkuasa didaerah Jawah bagian barat yaitu Dewawarman VIII, Raja Salakanagara., maka akhirnya Jayasingawarman diijinkan membuka tempat pemukiman yg baru berada didekat sungai Citarum. Pemukiman dr Jayasingawarman ini di berikan nama yaitu Tarumadesya (desa Taruma).

Sejarah Kerajaan Tarumanegara, Letak dan bukti peninggalannya.


Kerajaan Tarumanegara

Seiring berjalannya waktu, desa ini kemudian ramai didatangi oleh para penduduk desa lainnya, sehingga itu membuat Tarumadesya menjadi wilayah yg besar. Pd akhirnya, dr daerah yg hanya berada setingkat dgn desa dan akhirnya berkembang menjadi sebuuh kota. Semakin hari, kota Tarumanegara mulai menunjukkan perkembangan pesat, atas dasar itulah akhirnya Jayasingawarman kemudian melakukan pembentukan sebuah Kerajaan yg dinamakan kerajaan Tarumanegara.

Kejayaan kerajaan Tarumanegara

Kerajaan Tarumanegara ini mencapai puncak tertinggi dr kejayaannya pd saat Purnawarman menjadi Raja di kerajaan tersebut. Pd masa pemerintahan Raja Purnawarman, kerajaan Tarumanegara semakin diperluas karena telah berhasil menaklukkan beberapa kerajaan yg terdapat disekitar kerajaan tersebut. Telah tercatat bahwa untuk luas kerajaan Tarumanegara ini hampir sama luas dgn wilayah Jawa Barat yg ada saat ini. Selain itu, Raja Purnawarman juga telah menyusun sebuah pustaka yg dijadikan sebagai undang-undang kerja, aturan dlm angkatan perang, strategi atau siasat dlm berperang dan silisilah dr Dinasti Warman. Kemudian sifat sang Raja Purnawarman terkenal menjadi Raja yg bijak dan kuat untuk rakyatnya.

Keruntuhan kerajaan Tarumanegara.

Raja yg ke duabelas dr kerajaan Tarumanegara tersebut mempunya dua orang putri, yaitu untuk putri pernama memiliki nama Dewi manasih yg akhirnya menikah dgn Tarusbawa dan untuk putri yg kedua bernama Sobakencana yg akhirnya menjadi istri Dapunta Hyg Sri Jayanasa (pendiri kerajaan Sriwijaya). Tampuk kepemimpinan dr kerajaan Tarumanegara pun kemudian jatuh kepd Tarusbawa suami dr Manasih. Di masa pemerintahan dr Raja Tarusbawa ini, maka pusat kerajaan Tarumanegara dibawa ke kerajaanya sendiri yakni Kerajaan Sunda atau Kerajaan bawahan Tarumanegara. Dan kemudian akhirnya kerajaan Tarumanegara diganti menjadi kerajaan Sunda. jadi, kerajaan Tarumanegara tidak runtuh karena peperangan, akan tetapi dilakukan pergantian nama oleh Tarusbawa.

Peninggala kerajaan Tarumanegara

Kerajaan Tarumanegara telah banyak meninggalkan jejak sebagai bukti sejarah bahwa kerajaan tarumanegara pernah ada, dimana itu dibuktikan dr beberapa prasasti yg diantaranya sebagai berikut:




1. Prasasati Ciareteun yg telah ditemukan berada di Ciampea, wilayah Bogor. Dlm prasasti ini terdapat suatu ukiran laba-laba dan puisi yg tuliskan huruf palawa dgn berbahasa sansekerta serta tapak kaki. Puisi tersebut berkata “Kedua (jejak) telapak kaki yg seperti (telapak kaki) Wisnu ini milik raja dunia yg sangat gagah berani dan termashur Purnawarman Penguasa dr kerajaan Tarumanegara”.
2. Prasasti Pasri Koleangkak yg telah ditemukan pd area perkebunan Jambu. Prasasti tersebut juga seringkali disebut dgn nama Prasasti Jambu. Prasasti Jambu memiliki isi yaitu “Yg termashur dan setia kepd tugasnya ialah raja yg tiada banding dgn nama Sri Purnawarman yg telah memerintah Taruma serta baju perisainya yg tidak dapat tembus oleh panah dr musuh-musuhnya; kepunyaannyalah kedua jejak telapak kaki ini, yg senantiasa selalu berhasil dlm menghancurkan benteng musuhnya, yg selalu memberikan hadiah perjamuan kehormatan untuk mereka yg setia kepd dirinya, tetapi dia merupakan duri untuk musuh-musuhnya.
3. Prasasti Kebonkopi yg telah ditemukan pd area kampung muara Hilir, Cibungbulang. Dgn isi dr prasati tersebut yaitu adanya dua kaki gajah yg mirip dgn tapak kaki gajah airawati sebuah kendaraan dr Dewa Wisnu. Sedangkan untuk prasasti Jambu mengenai kegagahan dr Raja Purnawarman. Dgn bunyi prasati tersebut yaitu:”Gagah dan mengagumkan serta jujur terhadap apa yg menjadi tugasnya yaitu Pemimpin manusia yg tak terbandingi, yg paling masyhur Sri Purnawarman yg telah memerintah di Taruma dan yg memiliki baju zirah yg tak bisa tertembus oleh musuh..”
4. Prasasti Tugu yg telah ditemukan pd daerah Tugu yaitu Jakarta.
5. Prasasti Pasir Awi yg telah ditemukan pd area Pasir Awi, Bogor.
6. Prasasti Muara Cianten yg telah ditemukan pd area Bogor.
7. Prasasti cidanghing atau lebak yg telah ditemukan pd kampung lebak, dipinggir sungai Cidanghiang, Pandeglang Banten. Prasasti Didanghiang ini memiliki isi yg berbunyi “Inilah suatu tanda keperwiraan, keberanian dan keagungan yg benar-benar bersungguh-sungguh dr sang raja dunia yg sangat mulia Purnawarman yg telah menjadi panji dr sekalian raja”

Selain dr prasasti-prasasti tersebut, masih ada sumber-sumber lain yg menerangkan bahwa kerajaan tarumanegara pernah ada yaitu:
1. Informasi dr Fa-Hien, seseorang musafir yg berasal dr Cina yg juga sebagai Pendeta BUdha yg sedang terdampar diwilayah Yepoti atau Yawadhipa atau Jawa dimana tepatnya berada di Tolomo atau Taruma yg terjadi pd tahun 414. Dlm sebuah catatannya bahwa disebutkan rakyat Tolomo memiliki pemeluk Budha yg sedikit sekali, dimana-mana dijumpai banyak para Brahmana dan Animisme.
2. Informasi yg berasal dr Dinasti Soui yg telah menerangkan bahwa di tahun 528 dan 535 akan datang utusan yg berasal dr negeri tolomo atau Taruma yg berada disebelah selatan.
3. Informasi dr dinasti Tang Muda yg juga menerangkan bahwa pd tahun 666 dan tahun 669 M akan datagnya utusan dr Tolomo atau Taruma.
Silsilah-silsilah Raja Kerajaan Tarumanegara
Sejak berdirinya kerajaan Tarumanegara yg berawal dr abad ke 4 hingga abad ke 7 Masehi, kerajaan Tarumanegara telah dipimpin sebanyak 12 orang raja yg diantaranya yaitu 1. Raja Jayasingawaraman pd tahun 358 sampai 382 M; 2. Raja Dharmayawarman pd tahun 382 sampai 395 M; 3. Purnawarman pd tahun 395 sampai 434 M; 4. Raja Wisnuwarman pd tahun 434 sampai 455 M; 5. Raja Indrawarman pd tahun 455 sampai 515 M; Raja Candrawarman pd tahun 515 sampai 535 M; 6. Raja Suryawarman pd tahun 535 sampai 561 M; 7. Raja Kertawarman pd tahun 561 sampai 628 M; 8. Raja Sudhawarman pd tahun 628 sampai 639 M; 10. Raja Hariwangsawarman pd tahun 639 sampai 640 M; 11. Raja Nagajayawarman pd tahun 640 sampai 666 M; 12. Raja Linggawarman pd tahun 666 sampai 669 M.

Aspek kehidupan Politik Kerajaan Tarumanegara

Kerajaan Tarumanegara telah diperintah oleh Purnawarman. Raja Purnawarman adalh raja yg adil, cakap dan sangat begitu memperhatikan usaha untuk menyejahterakan kehidupan seluruh rakyatnya. Olehnya itu, Rakyatnya dapat hidup dlm kondisi tentram, makmur dan aman. Adapun pengaruh agama Hindu dan terdapat berita yg berasal dr Cina telah membuktikan bahwa Kerajaan Tarumanegara merupakan kerajaan yg telah mengadakan hubungan yg berasal dr kerajaan luar. Tarumanegara memmiliki hubungan bersama Cina dan mengirimkan duta pertamnya kepd Cina ditahun 528 M. Hingga akhir abad ke tujuh, kerajaan ini akhirnya menghilang. adapun dugaan hilangnya tarumanegara dr adanya serbuan yg berasal dr para armada Kerajaan Sriwijaya yg ingin mencoba untuk menguasai pd kedua sisi di Selat Sunda.

Aspek kehidupan Sosial dan ekonomi

Mengacu dr beberapa sumber yg ada dan bukti-bukti yg sudah ditemukan, terdapat dugaan bahwa untuk mata pencaharian kerajaan Tarumanegara berada di sektor peternakan, perburuan, perdagangan, perniagaan dan pertanian. Adapu berita tentang perburuan, semisal ditemukan adanya gading gajah dan cula badak yg tentunya berasal dr hasil perburuan. Kemudian untuk pertanian dan peternakan menjadi sebuah mata pencaharian, itu diketahui dr isi Prasasti tugu. Pd prasasti tersebut dikatakan bahwa untuk usaha dlm pembuatan saluran air yg sepanjang 6.122 tombak atau sama dgn 6,1 sampai 9,2 km. Adapun pemberian kepd 1000 ekor hewan sapi untuk para brahmana yg berasal dr Raja Purnawarman, hal tersebut menunjukkan bawah peternakan merupakan salah satu pencaharian rakyat tarumanegara.
Berdasarkan dr berita Fahien yg berasal dr CIna, bahwa di Tarumanegara terdapat tiga agama yg telah dianut. Ketiga agama tersebut yaitu agama Hindu dan Agama Budha serta suatu sistem kepercayaan yg tidak begitu jelas namanya. Menurut dr Prasasti Tugu, hadiah diberikan sebanyak 1000 ekor sapi kepd para Brahman oleh Raja Purnawarman itu menunjukkan adanya suatu hubungan yg sangat erat dgn sistem kepercayaan Weda. Kemudian begitu halnya dgn yg tertuang di PRasasti Ciaruteun yg memiliki kedua telapak kaki Purnawarman yg mirip dgn kaki dewa Wisnu. Di prasasti Jambu, Purnawarman mirip dgn Indra yg telah terkenal sebagai dewa perang sekaligus mempunyai sifat-sifat seperti dewa matahari.

Aspek Kebudayaan

Kerajaan tarumanegara dapat dikatakan memiliki kebudayaan yg sudah baik, itu terbukti dr adanya penggalian sungai untuk dapat mencegah dr banjir dan menjadi sebagai saluran irigasi untuk dimanfaatkan dlm kepentingan pertanian. Kemudian terlihat juga dr teknik dan cara penulisan pd huruf-huruf di prasasti yg telah ditemukan dimana itu menjadi bukti dlm menunjukkan bahwa kebudayaan masyarakat kerajaan tarumanegara sudah maju.
Demikianlah artikel Sejarah, Politik, Kehidupan Sosial dan Ekonomi Kerajaan Islam Tarumanegara. Semoga artikel sejarah kerajaan Tarumanegara ini memberikan manfaat bagi kita semua.

Visitor